Dana Anak Pertama


Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9
by February 12, 2015

Dana Anak Pertama

Dana Anak Pertama

1. Apa saja pengengeluaran keluarga muda yang baru memiliki satu anak?
Bagi sebuah keluarga muda yang baru memiliki seorang anak, perhatian dan pengeluaran terbesar pasti akan tercurah ke si buah hati yang baru hadir tersebut, selain dari pengeluaran-pengeluaran rutin bulanan lainnya. Mulai dari belanja untuk perlengkapan si bayi baik itu pakaian, popok, alat makan, mainan, makanan dsb. Bahkan bila ternyata sang ibu ternyata tidak bisa memberikan ASI eksklusifnya, maka pengeluaran akan bertambah lagi karena orangtua harus menyediakan susu pengganti ASI bagi anaknya. Seiring berjalannya waktu dimana si anak semakin besar, kebutuhannya juga akan bertambah seperti mainan dan baby walker, susu, serta lain sebagainya. Untuk itu ketika sebuah pasangan merencanakan untuk memiliki anak, maka mereka harus bisa mulai menyisihkan pendapatannya untuk dana anak pertama sejak si jabang bayi masih dalam kandungan agar tidak terlalu berat dalam memenuhi kebutuhan setelah si bayi lahir.

2. Komponen apa saja yang bisa dihemat keluarga muda tersebut?
3. Benarkah menyewa peralatan dan mainan bayi serta toddler membantu menghemat anggaran? Mengapa?
Jawaban pertanyaan 2 & 3 saya gabung.
Dalam mensiasati keterbatasan dana yang ada ketika si buah hati hadir didunia, mau tidak mau orangtua harus melakukan penghematan di pos-pos pengeluaran yang masih memungkinkan untuk dipotong. Ketika masih bayi, pemberian ASI akan sangat membantu dalam berhemat, selain manfaatnya yang sangat besar bagi si bayi. Lumayan paling tidak selama 1,5–2 tahun anggaran untuk beli susu bisa dialihakan untuk yang lain sebelum anak dibelikan susu untuk Balita.
Untuk memenuhi perlengkapan bayi seperti tempat tidur bayi, stroller, baby walker dll, bila anggaran orangtua pas-pasan, tidak ada salahnya bila melirik barang-barang second yang dijual. Saat ini terutama di kota-kota besar sudah lebih mudah untuk menemukan orang yang menjual perlengkapan bayi yang second namun dengan kondisi masih layak pakai. Apalagi bila keluarga tersebut memang merencanakan untuk menjarangkan kehamilan sampai 3-4 tahun lagi ataupun anak yang baru lahir sudah direncanakan sebagai anak paling bontot, maka daripada hanya digunakan beberapa bulan lalu tidak terpakai hanya bikin penuh gudang, tidak ada salahnya orangtua cukup membeli yang second. Bahkan saat ini juga mulai bermunculan jasa penyewaan perlengkapan bayi tersebut, sehingga akan sangat membantu orangtua untuk menghemat anggaran, selain tidak perlu pusing menempatkan peralatan tersebut nanti dimana setelah anaknya semakin besar dan tidak memerlukannya lagi.

4. Peralatan apa saja yang diperlukan dan bisa disewa ditempat penyewaan?
Ada banyak barang yang ditawarkan untu bisa disewa di persewaan perlengkapan bayi, namun tergantung dari orangtua sendiri, mereka perlu tidak dengan perlengkapan tersebut. Kualitas yang ditawarkan pun ada yang sesuai standar international dan standar yang lebih rendah. Perlengkapan yang bisa disewa mulai dari kebutuhan pribadi sang ibu seperti breastpump, breast milk storage, sampai perlengkapan si bayi seperti tempat mandi, baby walker, stroller, carseat, dsb.

5. Apa saja yang perlu diperhatikan bila bicara mengenai dana pasca melahirkan?
6. Apakah kita perlu menyiapkan dana pasca melahirkan seperti kita menyiapkan dana sebelum melahirkan? Berapa banyak?
Jawaban pertanyaan 5 dan 6 saya gabung.
Menyiapkan dana pra dan pasca melahirkan sedikit banyak ada kesamaannya. Bila pasangan tersebut memang sudah berencana untuk memiliki anak, maka harus disipakan dana untuk persalinannya. Bagi karyawan yang kelahiran istri ikut ditanggung oleh asuransi perusahaan hal ini akan membantu mengurangi biaya persalinan. Bagi yang istrinya belum ditanggung oleh perusahaan, alangkah bijaknya bila mulai menyiapkan asuransi tersebut sebelum istri mengandung, karena ketika istri bersalin maka asuransi akan membantu beban dana yang harus dikeluarkan.
Pasca istri melahirkan, dana yang diperlukan pasti juga tidak sedikit, karena bagaimanapun orangtua pasti menginginkan anak yang dilahirkan tumbuh sehat dan si ibu bisa segera pulih lagi kesehatannya. Untuk itu baik dana yang disiapkan baik untuk sebelum maupun setelah bersalin, orangtua harus mempersiapkan sejak dini. Besaran idealnya adalah minimal 10 % dari pendapatan perbulannya, bila bisa lebih besar akan lebih bagus, dan juga tidak ada salahnya mengurangi pos anggaran yang dirasa tidak terlalu penting dan mendesak.

7. Bagaimana cara menyiapkan dana pasca melahirkan?
Dana pasca melahirkan bisa disiapkan seperti halnya orangtua menabung secara rutin. Akan lebih baik bila tabungan tersebut disiapkan jauh hari sebelum istri bersalin. Bila dikhawatirkan terjadi percampuran antara uang yang disiapkan untuk pasca melahirkan dan tabungan sehari-hari, bisa dibuatkan account rekening tersendiri untuk dana pasca bersalin tersebut.

8. Pos apa saja yang harus dipenuhi pasca melahirkan? Apakah kebutuhan bertambah setelah melahirkan?
Pasca melahirkan pasti akan ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan, apalagi bila orangtua tidak memiliki asuransi. Seperti biaya persalinan, obat-obatan, serta perawatan bayi selama di RS/tempat bersalin. Dan pastinya dana yang diperlukan setelah si buah hati tiba dirumah akan semakin bertambah, karena orangtua harus menyiapkan perlengkapan dan kebutuhannya seperti perlengkapan bayi, baju, popok, makanan dsb, dimana kebutuhan tersebut adalah khusus, berbeda dengan yang dikonsumsi oleh orangtuanya.

9. Berikan tips menghemat biaya pasca melahirkan?
Memiliki asuransi kesehatan yang mengcover biaya persalinan sang ibu akan sangat membantu dalam menghemat biaya pasca persalinan. Bila anak yang dilahirkan direncanakan sebagai anak terakhir, atau direncanakan jarak dengan anak berikutnya cukup panjang, tidak ada salahnya melengkapi kebutuhan bayi dengan cara menyewa, mengingat penggunakan perlengkapan tersebut yang hanya beberapa bulan saja.

Silahkan juga disimak artikel Merencanakan Keuangan di Masa Kehamilan

 

Andy Nugroho, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)


Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Related Ask The Expert Articles

Similar Posts From Ask The Expert Category

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9