Mengukur Kekuatan Tabungan dan Investasi

by February 21, 2015

Mengukur Kekuatan Tabungan dan Investasi

Tabungan dan Investasi Sebagai Pasif Income

Setiap orang pasti mengharapkan penghasilan selalu bertambah dari tahun ke tahun. Dengan bertambahnya penghasilan berarti tingkat kesejahteraan sebuah keluarga meningkat. Dengan bertambahnya penghasilan maka kesempatan untuk menabung dan berinvestasi juga lebih besar. Namun rata-rata orang tergantung pada penghasilan aktifnya; yaitu penghasilan yang diperoleh dengan cara bekerja terlebih dahulu. Contoh penghasilan aktif adalah seperti gaji bagi karyawan, pembayaran jasa bagi para pekerja mandiri seperti dokter atau artis.

Padahal banyak sekali risiko-risiko dalam hidup yang membuat seseorang bisa kehilangan penghasilan aktifnya. Misalnya Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK bagi seorang karyawan sudah pasti akan membuat dirinya kehilangan penghasilan untuk sementara waktu. Buat seorang pensiunan bahkan harus menghadapi kenyataan yang lebih berat lagi dimana penghasilan sudah berhenti sama sekali namun kebutuhan hidupnya terus berjalan.

Dari hal ini bisa kita lihat betapa berisikonya jika seseorang atau sebuah keluarga tergantung 100% dari penghasilan aktifnya. Karena itu sangat dianjurkan agar orang juga memiliki dan meningkatkan penghasilan pasifnya. Penghasilan pasif adalah penghasilan yang didapatkan tanpa seseorang harus bekerja secara aktif. Misal Anda menabung di bank kemudian mendapatkan bunga tabungan, maka bunga tabungan adalah pendapatan pasif. Anda tidak perlu bekerja dulu untuk mendapatkan bunga itu. Begitu juga jika Anda membeli reksa dana, kemudian reksa dana tersebut harganya naik sehingga terjadi selisih harga jual beli yang menghasilkan keuntungan, maka keuntungan tersebut adalah pendapatan dari hasil investasi atau pasif income.

Demikian halnya jika Anda mempunyai sejumlah aset berupa bangunan yang disewakan, maka pendapatan dari hasil sewa bangunan tersebut bisa dikategorikan sebagai pasif income. Kesimpulannya investasi adalah berbagai macam kegiatan yang menggunakan uang dengan tujuan mendapatkan lebih banyak uang lagi atau return investasi yang bisa digolongkan pasif income. Semakin besar pasif income semakin kecil ketergantungan anda kepada aktif income. Semakin besar pasif income semakin besar kontribusinya dalam mengakumulasi kekayaan.

Selanjutnya dari kegiatan menabung & berinvestasi yang kita lakukan maka secara berkala harus dievaluasi agar bisa diketahui seberapa besar kontribusi pasif income yang dihasilkannya. Evaluasi ini dihitung dengan cara membandingkan pendapatan dari Hasil Investasi dengan Nilai Kekayaan Bersih (Harta – Kewajiban).

99

Contoh:

Sebuah keluarga mendapatkan penghasilan dari bunga tabungan dan deposito per bulannya sebesar Rp100.000,- serta mendapat rental income Rp 1 juta perbulan. Kemudian diketahui jumlah total harta keluarga tersebut (tabungan, deposito , rumah, ruko, mobil, dll) adalah Rp 700 juta. Keluarga tersebut juga masih memiliki kewajiban cicilan mobil sebesar Rp 150 juta. Maka untuk menghitung tingkat kekuatan tabungan dan investasi dalam akumulasi harta kekayaan adalah sebagai berikut :

Jumlah Nilai Kekayaan Bersih = 700.000.000 – 150.000.000 = 550.000.000

100

Artinya dari kekayaan keluarga tersebut maka   sejumlah 0,2% nya berasal dari kontribusi pasif income dan sisanya diperoleh dari aktif income. Dengan demikian bisa kita perkirakan besarnya ketergantungan keluarga tersebut terhadap pendapatan aktif Jika pendapatan aktif berhenti maka kemampuan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan kemampuan untuk mengembangkan harta kekayaan akan menurun drastis. Nilai mendekati 1 atau 100% adalah fantastis, ketika Anda tidak perlu lagi bekerja sebab penghasilan pasif menyumbang sepenuhnya terhadap akumulasi harta kekayaan. Inilah yang disebut kebebasan finansial.

 

Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)