Siapa Mengatur Keuangan?


Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9
by February 4, 2015

Siapa Mengatur Keuangan?

Siapa Mengatur Keuangan?

Sebuah keluarga muda merasa kebingungan ketika mengatur keuangan. Baik suami maupun istri sama-sama bekerja sehingga merasa berhak atas penghasilan masing-masing. Suami bekerja di sektor swasta, sedangkan sang istri pegawai negeri sipil. Penghasilan mereka pun tidak jauh berbeda, meski suami tetap lebih besar. Mereka kebingungan; siapa yang harus mengelola/mengatur keuangan keluarga? Bagaimana pula pola pengaturannya? Masalah ini, biasa dihadapi oleh pasangan keluarga muda.

Saat masih pacaran tentu saja pasangan suami istri tersebut bebas menggunakan uangnya masing-masing. Namun setelah menikah, maka saatnya untuk menyatukan kedua penghasilan suami istri. Tidak peduli apakah penghasilan keduanya sama besar atau salah satunya lebih kecil. Sebagai sebuah satu kesatuan keluarga, pasangan suami isteri tidak lagi bertindak sendiri-sendiri. Apalagi jika sudah mempunyai anak, maka kepentingan keluarga yang harus didahulukan melebihi kepentingan pribadi.

Sebuah keluarga biasanya juga mempunyai tujuan keuangan yang ingin dicapai. Beli rumah, beli mobil, menyekolahkan anak sampai S2, pensiun muda atau liburan ke luar negeri. Untuk itu diperlukan sistem pengelolaan keuangan keluarga secara terpadu antara suami dan istri. Artinya walaupun keduanya memiliki penghasilan yang berbeda sumbernya, tetapi dalam pengelolaannya sebaiknya dilakukan bersama-sama. Dari gabungan penghasilan tersebut barulah dibagi-bagi penggunaannya ke dalam pos-pos pengeluaran keluarga.

Untuk memudahkan Anda dalam melakukan pembagian, maka lakukanlah sistem rekening, sebagai berikut:

1. Rekening pribadi. Tiap kali menerima gaji biasanya otomatis ditransfer ke rekening atas nama pribadi. Pertahankan rekening tersebut dan gunakan untuk tujuan penggunaan pribadi.

2. Rekening pengeluaran keluarga. Sebuah keluarga sebaiknya mempunyai rekening khusus yang bertujuan untuk membiayai pengeluaran rutin rumah tangga. Jadi tiap bulan secara rutin suami istri menyetorkan sejumlah dana dari rekening masing-masing ke dalam rekening ini. Uang dalam rekening inilah yang digunakan untuk membayar pengeluaran rutin keluarga.

3. Rekening dana cadangan. Sebuah keluarga juga sebaiknya memiliki dana cadangan yang besarnya sekitar 3 s/d 6 kali pengeluaran bulanan. Dana cadangan ini berfungsi sebagai dana darurat untuk tujuan membiayai pengeluaran yang sifatnya mendesak, mendadak atau tidak terduga. Misalnya jika suami di-PHK. Nah, dengan adanya dana cadangan ini keluarga masih bisa membiayai pengeluaran paling tidak untuk 3 s/d 6 bulan ke depan.

4. Rekening investasi. Bukalah rekening khusus untuk tujuan keuangan tertentu yang ingin dicapai dengan berinvestasi. Misalnya rekening khusus untuk mempersiapkan dana uang muka rumah atau mobil, rekening khusus untuk investasi dana pendidikan anak, rekening khusus untuk persiapan pensiun, atau rekening khusus untuk liburan ke luar negeri. Dengan memiliki rekening khusus investasi, maka dalam mencapai target dana yang diinginkan akan lebih fokus dan akan semakin semangat melihat pertumbuhan dananya dari waktu ke waktu.

Nah, dengan pola pengaturan seperti ini diharapkan bisa membantu keluarga dalam mencapai berbagai tujuan keuangan. Dan sekaligus juga memberi kepuasan kepada para pengelolanya yaitu suami istri dengan tetap memberi kesempatan untuk merasakan hasil jerih payah kerja melalui rekening pribadi.

Jadi siapa yang mengelola/mengatur keuangan? Bukan Anda, suami atau istri, melainkan Anda berdua secara bersama-sama.

Baca artikel lainnya mengenai Keterbukaan Keuangan

 

Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)


Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Related Let's talk about money Articles

Similar Posts From Let's talk about money Category

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9