Tips Mengatur Anggaran Lebaran dan Mudik

by February 11, 2015

“Tips Mengatur Anggaran Lebaran dan Mudik”

Tips Mengatur Anggaran Lebaran dan Mudik

Pertanyaan :

Saya ingin bantuan untuk mengatur anggaran lebaran nanti. Kami dari Jakarta berencana untuk pulang kampung ke Yogyakarta pada saat lebaran nanti, naik pesawat atau kereta api. Beberapa tahun lalu kami sempat kelabakan, karena nyaris semua uang yang kami bawa pulang kampung saat lebaran habis. Sehingga ketika sudah kembali ke Jakarta, kami harus hidup super hemat agar uang yang tersisa cukup digunakan untuk keperluan sehari hingga saatnya gajian.

Jawaban :

Uang habis setelah pulang mudik sepertinya bukan cerita baru, sebab hampir slalu terulang setiap tahun. Hal ini dialami hampir semua orang, tidak terkecuali Anda. Padahal sudah mendapat Tunjangan Hari Raya (THR), jadi seharusnya ada sejumlah dana khusus yang bisa dianggarkan untuk mudik. Namun kenyataannya uang THR saja tidak cukup, bahkan harus mengambil uang gaji untuk membiayai keperluan mudik. Alhasil habis pulang kampung kita malah hidup pas-pasan dengan sisa dana yang ada sampai gajian berikutnya.

Supaya masalah ini tidak terulang terus menerus, sebaiknya mulai membuat anggaran mudik khusus terpisah dari anggaran bulanan rumah tangga. Dengan cara ini akan terjadi suatu pembatasan antara ke duanya supaya tidak saling merecoki. Prinsipnya, bayarlah keperluan mudik dari anggaran mudik, dan bayar keperluan rutin rumah tangga dari anggaran bulanan rumah tangga. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

1.    Buat anggran rumah tangga rutin, terdiri dari 4 pos pengeluaran yaitu :

–    pos cicilan hutang. Cicilan kartu kredit, cicilan rumah, cicilan mobil dan hutang lainnya jika ada bayarlah terlebih dulu.

–    pos tabungan & investasi. Setoran tabungan pendidikan, dana pensiun atau setoran investasi untuk tujuan keuangan lainnya, juga harus diprioritaskan

–    pos premi asuransi. Jangan lupa membayar premi asuransi yang jatuh tempo, supaya Anda tidak kesulitan melakukan klaim jika terjadi risiko

–    pos biaya hidup. Setelah dikurangi ke 3 pos pengeluaran diatas, bayarlah biaya hidup seperti tagihan telpon, listrik, air, gaji pembantu, dan lain-lain. Untuk tranport ke kantor juga uang saku anak sekolah tetap harus dicadangkan. Mungkin jumlahnya bisa lebih dihemat, sebab liburan panjang.

Untuk membiayai anggaran rumah tangga rutin  ambillah dananya dari gaji bulanan Anda. Harap Anda perhatikan bahwa akan terjadi penghematan pada ongkos transpor ke kantor karena adanya liburan panjang. Kelebihan uang ini bisa disalurkan untuk membiayai pengeluaran tambahan karena hari raya seperti seperti membayar THR pembantu juga zakat, infaq dan sedekah. Namun jika pengeluaran tambahan hari raya tidak cukup dibiayai dari gaji, maka kekurangannya barulah bisa diambil dari uang THR.

2.    Buat anggran mudik, terdiri dari 6 (enam) pos pengeluaran yaitu :

–    Anggaran transportasi, anggarkanlah dana transportasi mulai dari keberangkatan sampai pulang kembali. Besar kecilnya anggaran akan tergantung dari pemilihan transportasi apa yang dipakai dan berapa jumlah orang yang akan ikut mudik. Membeli tiket jauh-jauh hari sebaiknya dilakukan agar tidak kehabisan. Lagipula harga tiket pesawat maupun kereta api cenderung naik dekat-dekat hari lebaran. Hindari membeli dari calo, sebab harganya bisa naik dua kali lipatnya.

–    Anggaran penginapan, buat sebagian orang mudik tidak afdol jika tidak sekalian menginap di rumah orang tua atau saudara dekat disana. Namun jika kondisi tidak memungkinkan karena tidak tersedianya kamar untuk menginap, maka hotel, losmen atau tempat penginapan lain bisa dipilih. Hanya saja jika menginap di rumah orang tua atau saudara, kita tidak usah membayar biaya penginapan bahkan untuk makan sekalipun, jadi lebih hemat. Nah, mungkin uang penginapan dan makan bisa digunakan untuk rekreasi, beli oleh-oleh, atau memberi hadiah kepada orang tua atau saudara yang rumahnya tempat kita menginap,

–    Anggaran amal, hadiah, sumbangan untuk diberikan kepada sanak saudara di sana. Bisa berupa barang atau uang tunai. Buatlah daftar orang-orang yang akan Anda beri hadiah beserta anggaran masing-masing orang. Pembelian hadiah harus disesuaikan dengan anggaran bukan sebaliknya. Pemberian hadiah berupa uang tunai sebaiknya sudah dipisahkan atau sudah dimasukkan ke amplop masing-masing yang sudah diberi nama. Persiapkanlah dari Jakarta, supaya tidak kerepotan disana,

–    Anggaran oleh-oleh, walaupun tidak wajib tapi biasanya kita ingin membawa oleh-oleh khas kampung halaman untuk diberikan ke teman atau tetangga kita. Anak-anak kita yang sudah remaja juga biasanya  ingin membawa oleh-oleh untuk temannya. Anggaran untuk oleh-oleh tidak perlu terlalu besar, sebab jika beli terlalu banyak akan sangat repot membawanya pulang.

–    Anggaran rekreasi, kalau waktu mudik sekaligus digunakan juga untuk rekreasi. anggarkanlah juga biaya khusus untuk rekreasi. Hati-hati anggaran rekreasi ini mudah sekali membengkak, sebab ketika bersenang-senang orang cenderung boros. Perhitungkan juga kemungkinan  Anda tidak akan cuma mengajak keluarga Anda jalan-jalan, sebab orang tua atau saudara lain mungkin juga ikut.

–    Biaya tak terduga, sediakan sejumlah minimal minimal 10% dari total anggaran mudik Anda. Sedia payung sebelum hujan karena kita tidak pernah tahu apa saja yang akan terjadi selama mudik. Mobil yang mogok dijalan, pesawat yang ditunda keberangkatannya, biaya rekreasi yang membengkak. Intinya jika karena sesuatu hal yang menyebabkan pos-pos anggaran mudik lebih dari budgetnya, atau jika ada pengeluaran yang tidak ada dalam anggaran pos-pos mudik, Anda bisa mengambilnya dari pos biaya tak terduga

Tidak semua ke enam pos anggaran diatas harus ada, apalagi jika dana Anda pas-pasan. Anda bisa meniadakan pos anggaran oleh-oleh atau pos anggaran rekreasi dan berkonsentrasi pada acara silaturahmi saja. Membatasi waktu liburan, juga akan menghemat biaya mudik. Sebab semakin lama waktu yang dihabiskan di kampung halaman, anggarannya tentu semakin besar. Nah, mudah-mudahan setelah acara mudik selesai, Anda sekeluarga tidak perlu kehabisan uang lagi sebelum gajian. Selamat hari raya.

Silahkan juga disimak artikel Keuangan Aman Jelang dan Setelah Lebaran agar keuangan keluarga tetap sehat

 

Andy Nugroho, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Related Ask The Expert Articles

Similar Posts From Ask The Expert Category