Bermain Saham Tanpa Berhutang Untuk Pemula


Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9
by March 2, 2015

Bermain Saham Tanpa Berhutang Untuk Pemula

Bermain Saham Tanpa Berhutang Untuk Pemula

Pertanyaan :

Saya sangat tertarik untuk bermain saham. Masalahnya saya buta tentang saham/sekuritas/broker/product etc. Dan lagi, saya takut untuk terlibat dalam hutang. Memang tidak semua pemain saham itu berhutang, tapi still… dalam prakteknya. Apalagi saya baca di koran, banyak orang bunuh diri karena terlibat hutang pasca bursa sahamnya rontok.

Bagaimana caranya agar saya bisa mempelajari cara bermain dengan benar? Adakah buku/situs/kursus (dalam bahasa Indonesia) khusus untuk itu? Apa saja yg diperlukan untuk bermain saham selain perangkat komputer+internet? Please kindly answer my questions, karena sebagai wanita saya tidak ingin pasif menunggu uang gaji suami semata. Terima kasih & salam sejahtera.

Gustinur,
Batu – Malang.

Jawaban :

Ibu Gustinur,

Hal terpenting yang harus ditentukan oleh seseorang sebelum ia memutuskan untuk melakukan sesuatu adalah : Apa yang sesungguhnya menjadi tujuan dari aktivitas yang ingin dilakukan.

Dalam kasus Ibu misalnya, apakah tujuan Ibu hanya sekedar “bermain” atau untuk berinvestasi dalam instrumen saham? Karena saham hanyalah ”alat”, sedangkan tujuan-lah yang pada akhirnya akan mempengaruhi keputusan Ibu untuk memanfaatkan alat ini.

Mungkin Ibu sudah tahu bahwa saham merupakan instrumen investasi yang beresiko tinggi, namun dalam jangka panjang relatif mampu memberikan hasil yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya seperti deposito atau obligasi. Banyak orang yang siap untuk memperoleh hasil yang tinggi, tetapi pada prakteknya dilapangan terbukti bahwa hanya segelintir dari mereka yang secara fisik dan mental siap untuk menghadapi resiko yang (juga) besar. Saya sangat menyarankan agar Ibu benar-benar mengenali profil resiko yang melekat pada diri Ibu, agar tidak terjebak didalam situasi yang memang tidak Ibu inginkan, sebelum memutuskan dan mulai ”bermain”.

Jika Ibu ingin berinvestasi secara jangka panjang melalui instrumen saham, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, yang harus dilakukan adalah menentukan sektor usaha dan perusahaan yang tepat. Tidak mudah memang karena begitu banyak saham yang ditawarkan di bursa dengan berbagai macam jenis sektor usaha, sehingga diperlukan suatu kemampuan khusus untuk menganalisa dan memilih saham yang tepat, sehingga mampu memberikan hasil yang baik dalam jangka panjang.

Namun, jika Ibu ingin ”bermain” dalam arti ingin mengambil keuntungan dalam jangka pendek dengan memanfaatkan margin jual-beli, maka yang harus dilakukan bukan hanya sekedar menentukan sektor usaha dan perusahaan yang tepat, tetapi ditambah lagi dengan menentukan waktu yang tepat untuk masuk dan keluar dari bursa. Istilah kerennya ”buy low and sell high”. Dapat saya katakan ”bermain” saham dengan cara seperti ini sangat beresiko karena harga saham bisa naik dan turun secara fluktuatif secara jangka pendek, sehingga sangat tidak disarankan bagi Ibu untuk melakukan investasi pada saham dengan cara seperti ini tanpa didukung oleh kemampuan yang memadai atau didampingi oleh tenaga profesional yang handal.

Terlepas apapun tujuannya, untuk mulai melakukan transaksi di bursa, Ibu harus membuka rekening pada salah satu perusahaan sekuritas yang menjadi broker di bursa saham. Melalui broker inilah nantinya Ibu menyampaikan pesanan jual dan beli atas transaksi saham yang ingin Ibu lakukan. Daftar nama broker/pialang saham ini dapat Ibu akses melalui internet pada situs www.idx.co.id Ibu juga dapat belajar lebih lanjut mengenai saham, atau bahkan melakukan simulasi transaksi saham melalui internet. Sepengetahuan saya ada beberapa situs perusahaan sekuritas atau pialang on-line yang memberikan edukasi akan hal ini. Silakan Ibu mempelajari sampai Ibu betul-betul merasa yakin.

Oya, yang juga tidak kalah penting untuk Ibu ketahui adalah agar keuangan Ibu tidak terganggu, saya sarankan agar modal investasi yang Ibu tanamkan pada saham benar-benar dana yang sifatnya bebas, dan bukan dana hasil pinjaman. Bebas dalam pengertian, keuangan Ibu tidak akan terganggu jika harus terpaksa kehilangan karena merugi dalam bursa. Hal ini penting sekali untuk membangun mental, karena jika Ibu mempergunakan dana yang sebenarnya diperuntukkan untuk hal lain, lalu merugi atau hilang sekali, alih-alih mendapatkan penghasilan tambahan, saya khawatir nasib Ibu mungkin tidak akan jauh berbeda dengan para ”pemain” saham yang saat ini banyak kita baca dikoran, mengakhiri hidupnya dengan cara tragis karena stress dan terlibat utang.

Jadi, pertimbangkanlah segala sesuatunya matang-matang sebelum dimulai.

Selamat memutuskan.

Baca artikel lainnya sebelum berinvestasi  Pertimbangan Sebelum Investasi

 

Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)


Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Related Ask The Expert Articles

Similar Posts From Ask The Expert Category

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/kemandirianfinan/public_html/wp-content/themes/fraction-theme/functions/thumbs.php on line 9