Category: Let’s talk about money

  • 4 Kunci Pengeluaran Bijak

    4 Kunci Pengeluaran Bijak

    4 Kunci Pengeluaran Bijak

    4 Kunci Pengeluaran Bijak

    Kunci untuk membangun kekayaan adalah dengan patuh terhadap anggaran dan membelanjakan uang dengan bijaksana. Apa saja yang termasuk pengeluaran bijak? Jika Anda membeli motor apakah itu bijaksana? Jika Anda makan setiap akhir pekan di restoran mahal apakah itu bijak?

    Inilah penjelasan sederhanyanya. Membeli suatu benda bisa jadi bijak atau hanya membuang-buang uang. Contohnya jika Anda membeli motor baru untuk menghemat biaya trasportasi, dan sebagai kendaraan utama untuk mengantar anak-anak ke sekolah, maka ini adalah cara bijaksana membelanjakan uang. Tetapi kalau Anda membelinya hanya karena ada motor keluaran baru yang dikeluarkan pabrik Yamaha, sedangkan Anda sudah punya motor lain yang masih bagus, itu merupakan bentuk lain pemborosan.

    Jadi kesimpulannya, pengeluaran yang bijak adalah pengeluaran yang memiliki alasan kuat di balik pembelian tersebut. Jika Anda tidak membelinya, ritme hidup Anda terganggu. Secara garis besarnya, terdapat empat kunci pengeluaran bijak yaitu : wajib, penting, bagus, dan tidak berguna. Setiap kali Anda berbelanja cantumkan kategori tersebut pada bukti pengeluaran belanja Anda.

    Kategori pertama adalah pengeluaraan wajib. Suka atau tidak suka Anda wajib mengeluarkan uang tersebut. Pengeluaran wajib tersebut misalnya: belanja  sembako (beras, minyak sayur, gula, telur, lauk pauk, teh, kopi), biaya tagihan listrik, PDAM, gas, iuran kebersihan, iuran keamanan, biaya trasportasi, biaya paket internet/pulsa ponsel, dan iuran BPJS Ketenagakerjaan.

    Kategori kedua pengeluaran penting. Benda-benda yang dibeli dalam kategori ini berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga Anda, misalnya: langganan koran, buku, speedy internet, tv kabel, biaya perawatan tubuh, biaya fitness, dan lain sebagainya.

    Kategori pengeluaran ketiga adalah bagus. Pengeluaran dalam kategori bagus, yaitu menghibur keluarga Anda agar tidak jenuh. Misalnya : nonton film di bioskop sebulan sekali, makan di restoran, jalan-jalan ke tempat wisata, merayakan ulang tahun dan membelikan mereka hadiah pada hari istimewa tersebut.

    Lalu apa saja yang termasuk kategori tidak berguna? Nah, itu sederhana sekali. Hal-hal apa pun yang tidak menambah keuntungan hidup Anda dan keluarga secara positif. Misalnya : merokok, memodifikasi motor matik Anda menjadi bertenaga 200 cc, mengganti knalpot menjadi racing (khusus untuk motor balap), kecuali Anda Jorge Lorenzo, atau Valentino Rossi dan ingin dikejar-kejar polisi lalu lintas. Hemat kata Anda membuang uang untuk sesuatu yang tidak berguna dan hanya menyusahkan diri Anda dan orang lain.

    Empat jenis pengelompokan ini akan berbeda bagi tiap-tiap individu, apa yang wajib bagi Anda mungkin bagus untuk orang lain. Andsa harus berani jujur pada diri sendiri ketika mengelompokkan pengeluaran bijak ini. Jika Anda membelanjakan uang Anda untuk hal-hal yang tidak berguna dan mengelompokkan  pembelanjaan tersebut dalam pengeluaran penting, maka Anda secara sadar merusak ritme hidup Anda. Misalnya : Anda membeli rokok satu dus sementara beras di rumah habis. Lewat artikel ini semoga Anda paham empat kategori pengeluaran bijak dan berani jujur pad diri sendiri. Selamat mencoba.

    Baca artikel lainnya mengenai “Cara Melunasi Hutang

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Cermat Sebelum Berinvestasi di Ruko (Rumah Toko) Agar Anda Tidak Rugi!

    Cermat Sebelum Berinvestasi di Ruko (Rumah Toko) Agar Anda Tidak Rugi!

    Cermat Sebelum Berinvestasi di Ruko (Rumah Toko) Agar Anda Tidak Rugi!

    Cermat Sebelum Berinvestasi di Ruko (Rumah Toko) Agar Anda Tidak Rugi!

    Membangun ruko untuk kemudian disewakan menjadi investasi yang diminati banyak orang. Coba perhatikan di sepanjang perjalanan Anda, betapa banyak ruko yang bermunculan seperti jamur di musim hujan. Apakah berinvestasi di ruko sangat menguntungkan sehingga banyak pihak yang serius melakukan bisnis ini. Jika dilihat trend bisnis yang dimulai dari rumah semakin meningkat, terutama bagi karyawan yang ingin memulai usaha sampingan maka membeli ruko menjadi masuk akal. Juga buat para ibu-ibu yang ingin memulai bisnis sendiri, memiliki tempat usaha yang sekaligus jadi rumah tinggal seperti ruko, sangat tepat untuk menunjang aktifitas rumah tangga dan bisnisnya sekaligus.

    Namun tak jarang banyak ruko yang terlihat kosong bahkan bangunannya hampir rusak, daerah sekitarnya juga sepi dan fasilitas umum tidak lengkap. Investasi yang dilakukan bisa merugi, sebab ruko jadi tidak nyaman ditinggali dan tidak laku jadi tempat usaha. Karena risiko itulah maka investasi ruko perlu dipertimbangkan masak-masak keputusannya, apalagi harganya juga tidak murah. Yuk simak bersama penjelasannya.

    Kelebihan Investasi Ruko

    1. Ruko (rumah toko) dapat menampung aktivitas usaha sekaligus rumah tinggal bagi pemilik atau penyewanya.

    2. Menyewa ruko lebih menguntungkan dibandingkan dengan rumah tingal karena jangka waktu penyewaannya lebih panjang, minimal penyewaan ruko 2 -3 tahun, karena penyewa ruko memerlukan jangka waktu tertentu untuk pengembalian modal  dan dapat memetik laba.

    3. Tingkat pengembalian  investasi ruko pun lebih cepat jika dibandingkan dengan rumah yang disewakan, sebab ruko digunakan untuk bisnis, ini akan meningkatkan nilai sewa ruko.

    Kekurangan Investasi Ruko

    1. Ruko sangat sensitive terhadap krisis ekonomi, pada saat ekonomi sedang lesu, bisa jadi penyewa ruko berkurang bahkan tidak ada sama sekali karena tak punya uang sebagai modal usaha.

    2. Ruko yang berada di pinggir jalan utama yang ramai belum tentu mengundang orang untuk berhenti. Perlu kejelian dalam menentukan lokasi ruko yang tepat sebagai ladang investasi.

    Nyamankah Berumah di Ruko ?

    Dewasa ini bertempat tinggal sekaligus berdagang menjadi pilihan utama warga perkotaan karena alasan kepraktisan, namun ada sisi positif dan negative jika Anda tinggal di ruko.

    Sisi positif tinggal di ruko

    1. Efisien, hemat ongkos, tak perlu menempuh jarak tertentu untuk menuju tempat usaha Anda. Tidak ada waktu dan tenaga yang terbuang di jalan. Anda bisa buka toko 10 menit sesudah ritual mandi.

    2. Dekat dengan sarana komersil lainnya, misalnya: pasar, mini market, rumah sakit, dan sekolah, dan lain-lain.

    3. Dapat menangani urusan usaha kapan pun diperlukan. Tidak ada hari libur.

    4. Perawatannya lebih mudah karena ruko hanya memiliki sedikit ruang daripada rumah tinggal.

    Sisi negatif tinggal di ruko  

    1. Privasi terbatas karena Anda tinggal di bangunan yang befungsi rumah sekaligus tempat usaha Anda.

    2. Tidak semua ruangan memiliki jendela seperti rumah tinggal.

    3. Pengaturan ruang sulit akibat lebar bangunan yang sempit.

    4. Harus olahraga, naik turun tangga jika rumah tinggal Anda berada di lantai atas.

    Supaya maksimal tinggal diruko, sehingga Anda bisa mendapat rumah tinggal sekaligus tempat usaha maka yang terutama adalah memilih lokasi ruko yang strategis dengan traffic yang ramai untuk mendorong kemajuan usaha. Ventilasi dan kebersian kamar tidur, dapur, dan kamar mandi harus baik dan nyaman bagi Anda sekeluarga. Sebaiknya memiliki sedikit teras muka atau halaman belakang untuk tanam-tanaman agar lebih hijau dan tidak gersang. Pastikan juga bahwa ruko tersebut tidak menyalahi peraturan daerah setempat, ber-IMB, karena tentu Anda tidak mau jika bangunan tiba-tiba harus dibongkar karena menyalahi aturan, atau tidak ber-IMB.

    Baca artikel lainnya mengenai “Mengelola Hutang KPR

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Miliki Dana Cadangan Sebelum Berinvestasi

    Miliki Dana Cadangan Sebelum Berinvestasi

    Miliki Dana Cadangan Sebelum Berinvestasi

    Miliki Dana Cadangan Sebelum Berinvestasi

    Mata seorang teman berbinar-binar ketika ia bercerita tentang program investasi langit hijau. Dia bilang, cukup setorkan uang 10 juta, duduk manis dan dalam waktu dua tahun ke depan uangmu akan menjadi 20 juta. Lihatlah betapa orang yang tertipu dukun palsu yang katanya sanggup “mengandakan” uang dengan sekejap. Bayangan menghasilkan uang tanpa meneteskan keringat, terbukti ampuh untuk sebagian kecil orang-orang yang malas. Mereka tak tahan untuk segera berinvestasi, walaupun sebenarnya mereka belum siap.

    Ya, tentu saja kita harus menginvestasikan uang kita kepada hal-hal yang berguna seperti saham, obligasi, reksadana, daripada memboroskannya untuk berfoya-foya. Betul kita harus menginvestasikan uang kita agar uang tersebut melipatgandakan dirinya dan bekerja keras untuk kesejahteraan kita. Seseorang harus siap sebelum berinvestasi. Sederhananya adalah kita harus masuk hutan dengan persiapan matang. Memiliki peta, makanan, tenda, air, pisau, mantel, dan lain sebagainya.

    Di luar sana banyak sekali orang yang menanamkan uang mereka dalam investasi yang sama sekali tidak mereka ketahui. Ratusanj ribu orang mempertaruhkan uangnya pada investasi yang tidak mereka pahami. Bersamaan dengan hilangnya uang tersebut, masa depan mereka juga ikut suram. Jadi hemat kata, kita harus menyiapkan diri sebelum melakukan investasi. Investasi apa pun. Bisa berupa tanah, emas, saham, reksadana, artinya pelajari subjek tersebut secara mendalam  terlebih dahulu.

    Bersiap-siap artinya Anda memiliki dana cadangan paling tidak selama tiga bulan untuk menalangi kebutuhan hidup Anda, jika Anda bangkrut. Ini berarti jika Anda membutuhkan dana Rp 5 juta sebulan, untuk memastikan hidup Anda berjalan lancar, maka sediakanlah paling tidak Rp 15 juta sebagai dana cadangan.

    Secara sadar, uang ini harus disimpan di dalam sarana yang paling aman, paling terjaga, paling lambat pergerakannya, dan paling membosankan, seperti tabungan atau deposito berjangka, karena dana cadangan ini tidak dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah uang melainkan untuk memastikan agar kelancaran pemenuhan hidup Anda terjamin dengan sesedikit mungkin gangguan dari luar.

    Jangan menghabiskan uang Anda di pasar saham. Itu keliru, karena segalanya tidak berjalan mulus sesuai rencana Anda. Dana cadangan wajib Anda miliki sebelum Anda memberanikan diri menginvestasikan semua uang Anda. Tidak sedikit yang mengalami kerugian dalam berinvestasi misalnya harga saham anjlok, property kebanggaannya terbakar habis, dan lain sebagainya. Jadi investasi yang Anda lakukan terkadang merugi bukannya untung besar. Intinya miliki dana cadangan dulu baru berinvestasi.

    Baca artikel lainnya mengenai “Do & Dont’s Saat Gajian

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Biaya Sekolah Anak Tak Perlu Menguras Gaji

    Biaya Sekolah Anak Tak Perlu Menguras Gaji

    Biaya Sekolah Anak Tak Perlu Menguras Gaji

    Biaya Sekolah Anak Tak Perlu Menguras Gaji
    Tidak ada kata terlambat untuk menyiapkan dana pendidikan anak, meskipun program wajib belajar 9 tahun yang dicanangkan pemerintah  membuat orang tua terbebas dari biaya SPP, namun Anda tetap harus mempersiapkan biaya-biaya lainnya. Anda harus sigap dan bergerak cepat agar tabungan atau asuransi pendidikan yang terkumpul makin banyak. Ini harus Anda lakukan agar biaya sekolah anak tak perlu menguras gaji. Hal yang tak kalah penting, perhatikan juga hal-hal berikut ini.

    – Sekolah yang Dituju

    Diskusikan dengan pasangan dan libatkan anak Anda  mengenai sekolah yang dituju, pertimbangkan jarak rumah ke sekolah, jenis sekolahnya (sekolah Islam Terpadu, sekolah negeri, atau sekolah swasta), fasilitas yang tersedia, bagaimana kurikulumnya, prestasi sekolah, guru pengajarnya, dan apa saja kegiatan ekstrakulikulernya. Jangan ragu datang ke pameran pendidikan, dan banyak bertanya kepada teman-teman Anda, sehingga Anda punya banyak pilihan sekolah bagus, tidak mahal, dan lokasinya dekat dari rumah Anda.

    Sekolah seperti apa yang dinginkan anak Anda? Sebab pilihannya terlalu beragam. Masing-masing sekolah memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah pilih sekolah bisa bikin runyam dan masalah berkepanjangan. Anak yang salah memilih sekolah tidak akan menyukai lingkungan arunya. Jadi penting sekali memilih sekolah berdasarkan keinginan anak bukan perdasarkan pilihan otoritas orang tua belaka.

    – Lakukan Pemilihan Sekolah

    Ajak anak untuk memilih sekolah tersebut, tanyakan segala sesuatu kepada pihak sekolah, minta penjelasan mengenai visi dan misi sekolah, dan cermati bagaimana visi misi tersebut tercermin pada diri anak-anak didik dan kurikulum sekolah tersebut. Kalau perlu cari sumber informasi dari sumber lain seperti kenalan, kerabat, internet, dan orang-orang di sekitar lingkungan sekolah.

    Tak kalah penting, pilihlah sekolah yang menjadikan orang tua sebagai partner yang sama-sama berperan dalam memajukan dan mencerdaskan anak-anak didik. Pada umumnya pemilihan sekolah bisa dilakukan ketika sekolah mengadakan “pembukaan pendaftaran atau open house, menjelang tahun ajaran baru. Amatilah sekolah tersebut dan bertanyalah kepada anak dan orang tua yang telah menyekolahkan anaknya pada sekolah tersebut. Pada saat yang sama, lihatlah reaksi anak, kalau memang dia senang dengan sekolah tersebut, akan memudahkan dia untuk giat belajar jika tidak ajaklah anak Anda untuk melihat sekolah yang lain.

    Hal khusus lainnya adalah pilihlah sekolah yang dekat dari rumah, untuk menghemat waktu perjalanan anak dan menghemat ongkos. Jangan memakskan diri menyekolahkan anak di sekolah mahal padahal kemampuan orang tua pas-pas-an. Solusinya adalah dengan mempersiapkan dana pendidikan anak jauh-jauh hari.

    – Jangka Waktu

    Tentukan jangka waktu yang Anda pilih untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Ingat, makin panjang jangka waktu yang Anda miliki, makin ringan pula beban untuk mengumpulkannya.

    – Jenis Investasi

    Kenali jenis-jenis investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak Anda. Apakah berbentuk tabungan, reksadana, saham, asuransi pendidikan, ataupun emas. Jika Anda tidak mempersiapkan dana pendidikan anak dari jauh-jauh hari, Anda terpaksa berurusan dengan pegadaian untuk melunasi biaya pendidikan anak Anda.

    Dalam menghitung biaya pendidikan anak perhatikan rata-rata kenaikan biaya pendidikan tiap tahunnya, kemungkinan berkisar 10-15 % per tahun. Selamat berburu sekolah terbaik bagi anak Anda dan mempersiapkan dana pendidikannya.

    Salam Sukses Finansial,

    Baca artikel lainnya mengenai “Membuat Penghasilan Selalu Cukup

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Ganti Karir, Pastikan Melompat dengan Selamat

    Ganti Karir, Pastikan Melompat dengan Selamat

    Ganti Karir, Pastikan Melompat dengan Selamat

    Ganti Karir, Pastikan Melompat dengan Selamat

    Lebih setahun Merry berniat melepas pekerjaan sebagai supervisor  di hotel bintang empat. Ia kerap membayangkan sedang berada perjalanan demi perjalanan, mengeksplore gua, situs purbakala, pedesaan, atau sekadar kota-kota dan tempat belanja. Namun, setahun berlalu, perjalanan dinas Merry hanya bolak-balik rumah ke hotel, bersua kemacetan lantas berkutat dalam rutinitas yang menjenuhkan.

    ganti karirSejatinya, banyak biro perjalanan, termasuk yang berkerjasama dengan hotel tempatnya bekerja menawari posisi sebagai tour guide. Namun, perempuan dilanda galau, lantaran rata-rata gaji sebagi tour guide kerap kali tak besar, termasuk bila dibanding gajinya yang sekarang.

    Rasa galau serupa isi hati Merry, sering melanda karyawan yang memutuskan banting setir dalam karier atau membuat usaha sendiri. Alasan ingin pindah beragam: ingin punya lebih banyak waktu, melakukan hal yang disukai dan tentu saja menghasilkan uang lebih banyak. Bila pindah karir sudah lama menghantui pikiran mungkin sudah saatnya membuat lompatan.

    Namun, transisi karir kerap kali tak berkalan mulus. Stabilitas karir baru mungkin membutuhkan waktu jauh lebih lama dari harapan Anda. Itu persiapan keuangan mesti ditimbang baik-baik, agar kehidupan tidak terseok  saat merintis karir dari bawah kembali. Persiapan keuangan bisa membuat proses transisi lebih mudah.

    Pindah karir mesti didasari pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang karir baru, termasuk urusan keuangan dan konsekensi yang harus Anda bayar untuk gaji baru. Situs 360financialliteracy menulis, ada sederetan  pertimbangan sebelum Anda memutuskan, “Oke saya sudah mantap dan akan banting stir.”

    Pertimbangan itu antara lain, waktu yang Anda butuhkan untuk mendalami pekerjaan baru, prospek bidang kerjanya, dan pengaruh pekerjaan baru terhadap penghasilan. Selain itu, Anda perlu memastikan apakah pekerjaan baru membutuhkan peningkatan kapasitas melalui sekolah atau training, apakah pekerjaan baru menyita lebih banyak jam kerja, dan apakah Anda harus pindah domisili atau tidak.

    Nah, kini saatnya Anda menyusun realistic budget, pastikan penghasilan dari pekerjaan baru bisa mengcover semua kebutuhan Anda, termasuk biaya pensiun kelak. Bila angkanya belum selaras, wajib hukumnya membuat dana darurat untuk mengisi masa transisi. Anda juga bisa memadukan penghasilan dari pekerjaan baru dengan pasif income atau penghasilan dari usaha sampingan. Bukan tidak mungkin, Anda mengejar pekerjaan baru karena memang sangat menyukainya dan tak terlalu menyita waktu.

    Selanjutanya buat timeline  untuk menggapai tujuan dari karir baru. Dalam kasus Merry misalnya, misalnya membutuhkan berapa lama untuk menjelajah lima benua. Sebab, untuk mencapai goal itu Merry mesti mengimbangi dengan pengetahuan tentang seluk beluk tujuan wisata.

    Tak ada salahnya Anda menciptakan diskusi-diskusi dengan orang yang paham dan berpengalaman di karir baru. Bila perlu Anda bisa berkonsultasi dengan ahlinya. Pun demikian pada sisi finansial, ada baiknnya menjumpai konselor keuangan. Perlindungan finansial akan perjalanan menuju membuat karir baru berjalan lebih mulus. Sembari menyiapkan karir baru yang lebih mantap di hati, tetap serius menjalankan pekerjaan Anda yang sekarang.

    Baca artikel lainnya mengenai “Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat Kerja

    Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat Kerja

    Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat Kerja

    Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat Kerja

    Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat KerjaKutu loncat, fenomena yang paling dikeluhkan segenap tim human resource di berbagai perusahaan. Bisa dimaklumi, HRD membutuhkan berbulan-bulan, untuk mendudukan seseorang pada pada satu posisi di perusahaan, mulai dari menebar pengumuman hingga pelatihan. Namun, pekerja hanya singgah sesaat, lalu melanjutkan perjalanan untuk sekadar mampir di perusahaan lain.

    Belakangan wabah kutu loncat dikaitkan dengan kelompok generasi yang disebut Gen Y, mereka yang lahir antara tahun 1980-2000. Gen Y dicap sebagai kutu loncat, pindah sana sini mencari kerja lantaran iming-iming gaji lebih besar, sehingga menyebabkan turn over karyawan tinggi. Kondisi serupa ini paling banyak terjadi di industri jasa keuangan terutama bank dan asuransi.

    Pindah kerja bisa jadi lantaran ada masalah internal di perusahaan, atau ingin meningkatkan karir ke level yang lebih tinggi. Namun bila itu dilakukan tiap tahun, atau malah setahun bisa lebih dari sekali pindah, masalah pada tempat kerja. Rata-rata penganut kutu loncat beralasan sekadar untuk gaji yang lebih tinggi. Model seperti ini banyak dihindari perusahaan.
    “Buang-buang waktu, karyawan itu kan aset perusahaan yang bakal kita kasih knowlegde, apa gunanya kalau kita aset itu hanya akan kita miliki sebentar, dan lalu knowledge lost. Belum lagi harus rekrutmen ulang,” kata Deasy, HRD manager di salah satu perusahaan IT.

    Mindset pindah kerja semata-mata demi gaji lebih tinggi nyata tidak selalu tepat. Bukan hanya perusahaan yang buang-buang waktu, tapi pekerja pun bakal terbentur pada kondisi yang sama. Bila biaya hidup lebih tinggi atau potensi pengembangan karirnya rendah, gaji selapis lebih tinggi dari perusahaan, tiada guna.

    Namun, bagaimana pun bakal selalu ada penggoda di luar tembok tempat kita tiap hari berkutat. Di antara godaan itu mungkin bersifat killer opporrtunity yang tak bisa ditolak. Cirinya adalah, peluang bekerja yang lebih sesuai passion. Pekerjaan yang sesuai kata hati, mungkin tumbuh selaras hobi, bakal membuat pelakunya bekerja tanpa beban. Bekerja seperti bermain dengan output tetap berkualitas.

    Berikutnya menyangkut pengembangan karir lebih bagus yang tergambar dalam benefit and compensation, termasuk program training pengembangan kompetensi. Bila kita bisa menemukan tawaran bonus yang akan diberikan sekaligus biaya yang akan Anda keluarkan. Tak ada salahnya bertanya tentang paket bonus bagi karyawan baru.

    Ciri berikutnya  gaji lebih besar secara signifikan karena jabatan dan level lebih tinggi. Tawaran ini biasanya menandai di perusahaan tersebut ada sistem jenjang karir yang bagus untuk pekerjanya. Sebelum memutuskan pindah kerja pastikan juga lingkungan kerja, apakah harus melakoni perjalanan dinas, lembur dan sebagainya. Perlu sederetan pertimbangan dalam memutuskan pindah kerja. Selisih gaji 10 persen lebih tinggi saja, tentu tak cukup menggoda untuk meloncat ke tempat kerja baru. Sebab, mungkin risiko atau bebannya yang meningkat hingga 20-30 persen.

    Sekarang mari kita melihat CV atau Curiculum Vitae  , apakah daftar perusahaan jauh lebih banyak ketimbang daftar jenjang karir? Selepas menjadi supervisor semestinya berlanjut ke level manajer, dan bukan menjadi supervisor lagi dan lagi di empat atau lima perusahaan yang berbeda. Saban enam atau delapan bulan berganti nama korps. Datang sebentar lalu pergi sesuka hati…..

    Baca artikel lainnya mengenai “Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya

    Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya

    Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya

     

    gambar mreAndini memelototi sepucuk surat elektronik, panggilan kerja. Mestinya, ia bersuka cita, sebab di perusahaan penawar, jabatannya cukup mentereng, Sales Manager. Namun toh, Andini tetap dilanda galau.
    Masak hitung kancing gini?” Andini terkikik sendiri.
    Hoiii kenapa Din, cekikikan sendiri?”  Naya, teman sekantor, mendelik beberapa detik sebelum akhirnya menghempaskan pantat. Ia menoleh kembali ke Andini, “Masih galau dengan tawaran pekerjaan itu?
    Andini mengangguk-angguk, tanpa menoleh.

    Ada banyak kegalauan serupa yang dialami Andini, ketika seorang profesional menerima tawaran kerja baru. Secara umum, seseorang memilih pekerjaan baru atau pindah kerja lantaran mendapat gaji lebih tinggi dan posisi lebib baik. Wajar, lantaran karyawan butuh support untuk biaya hidup berupa uang, dana untuk menunjang proses pekerjaan yaitu untuk membayar transportasi, makanan, pakaian, rumah tinggal dan kesehatan. Transportasi artinya menyangkut jarak, akses kendaraan dan biaya yang harus dikeluarkan. Di luar gaji, karyawan membutuhkan penghargaan. Peningkatan karir atau posisi jabatan merupakan reward untuk aktualisasi diri dan motivasi kerja.

    Masalahnya bagaimana mengukur gaji yang cukup untuk biaya hidup dan membayar berbagai proses penunjang pekerajaan? Sederhana. Rumusan gaji yang cukup, diukur dengan angka yang bisa menutup seluruh biaya. Gaji harus mampu membayar transportasi, makanan, pakaian, komunikasi, rekreasi.

    Cukup? Belum! Sebab ada potensi risiko yang bisa terjadi. Calon karyawan harus memastikan risiko bisa di-cover perusahaan dengan mengalokasikan tunjangan untuk asuransi jiwa dan  asuransi kesehatan. Pada beberapa perusahaan tunjangan pendidikan anak bahkan turut disertakan dalam komponen reward untuk karyawan. Jika perusahaan tersebut sanggup memberikan tunjangan-tunjangan tersebut, artinya perusahaan punya rasa peduli terhadap karyawan dan layak dipercaya.

    Kualitas hidup harus terus meningkat. Karyawan tidak hanya berkutat pada kebutuhan masa kini. Mereka akan merumuskan rencana masa depan yang pemenuhannya juga bakal dihitung dalam angka-angka dari penghasilannya. Menikah bagi karyawan lajang, membutuhkan biaya yang harus bisa disisihkan dari gaji. Punya rumah, kendaraan dan dana pensiun juga menjadi cita-cita semua karyawan. Itu sebab, karyawan butuh peningkatan gaji, selaras dengan peningkatan karir dan inflasi. Terlebih sekarang, pekerja dan profesional punya kecenderungan ingin memiliki investasi, apa pun bentuknya untuk berbagai tujuan termasuk dana pensiun yang disebut di atas. Investasi ini tentu akan didanai dari penyisihan gaji atau tabungan.

    Hmm, hanya soal uang? Tentu saja tidak. Selain aspek keuangan ada berderet elemen lain yang perlu dipertimbangkan. Beberapa orang memilih menekuni pekerjaan sesuai passion-nya. Kharakter pekerja lapangan pasti tak betah di belakang meja dan sebaliknya. Para pekerja kreatif akan merindukan proses menghasilkan karya dan sulit menikmati pekerjaan yang mengurusi hal-hal teknis, angka atau urusan administrasi belaka dan sebalikanya.

    Elemen lainnya yang juga bisa ditimbang adalah kesempatan menapak jenjang karir, lingkungan kerja yang sehat dan produktif, program pelatihan dan kadang kala terkait dukungan keluarga. Beberapa orang mempertimbangkan reputasi perusahaan, kredibilitas dan prestise.

    Bippp biipp,biipp,” Andini meraih ponselnya.
    Din, jadi kamu ambil tawaran sales manager produsen minyak goreng itu?” penelpon itu, kakaknya di Musi Banyuasin Sumatera Selatan.
    Belum tahu sih, masih timbang-timbang. Menurutmu?
    Perusahaan itu punya puluhan ribuan hektar lahan yang sekarang dibakar di Sumatera dan Kalimantan buat ditanami sawit, yang bikin jutaan orang menghirup racun dan sesak nafas. Kemarin aku baca ada anak  yang meninggal akibat di paru-parunya terpapar asap.

    Andini kini tahu harus mengambil atau menolak tawaran kerja sebagai sales manager.

    Baca artikel lainnya mengenai “Bisnis Ponsel Second Sebagai Usaha Sampingan

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Tahan, Beli atau Jual

    Tahan, Beli atau Jual

    Tahan, Beli atau Jual

    Tahan, beli atau jual

    “Banteng (bullish) ..nanduk artinya harga saham naik, beruang (bearish) … nunduk artinya harga-harga saham sedang turun”. Masih jelas dalam ingatan saat seorang dosen mencoba menjelaskan istilah Bullish dan Bearish dalam suatu perkuliahan. Kami semua mengangguk-angguk dan tersenyum-senyum dengan penjelasan yang agak lucu itu dalam menggambarkan situasi pasar modal yang fluktuatif. Mungkin memang dibawa santai saja manakala pasar bergejolak. Tak perlu over confidence saat pasar bergerak naik atau terlalu panik saat pasar melemah. Kepala boleh panas namun hati tetap dingin, sebab pasar ibaratnya roda yang berputar. Kadang diatas kadang dibawah. Tak percaya ? Lihat saja statistik Index Harga Saham Gabungan 10 tahun terakhir dari 2004 ke 2015. Apa yang turun suatu saat akan naik, vice versa…

    [ot-caption title=”Gambar” url=”http://kemandirianfinansial.com/wp-content/uploads/2015/10/Chart-Tahan-beli-atau-jual.jpg”]

    Pelemahan Rupiah yang membuat IHSG turun pastinya membuat kinerja saham dan reksa dana saham juga turun, wajar saja kalau orang panik. Pertanyaan yang paling sering diajukan:

    1 “ Apakah reksa dana saham yang saya miliki sekarang sebaiknya di jual saja ?”
    2 “ Harganya turun terus, takut tambah rugi ?”

    Saya yakin tak ada seorang investorpun yang ingin merugi dan pastinya kita ingin mendapatkan keuntungan dari kegiatan investasi. Seandainya kita membeli reksadana saham X pada harga Rp 1.000,- maka kita mendapat untung saat kita menjual di harga Rp 2.000,-. Jika selama harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka Anda pasti untung. Jika selama Anda pegang barangnya harganya berfluktuasi, maka hitung terlebih dulu harga beli rata-ratanya, sehingga tetap untung dijual dengan harga sekarang. Logictly speaking, untung rugi investasi saham maupun reksadana saham ditentukan dari harga jualnya, terlepas dari kapan akan dijualnya.

    Jadi jika dengan harga jual sekarang , Anda masih untung dan Anda takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda bisa jual reksadana sahamnya dan masukkan ke reksadana pasar uang atau deposito 1 bulan. Jika dengan harga jual reksadana saham sekarang, Anda sudah rugi dan Anda takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda bisa jual reksadana sahamnya untuk menghentikan kerugian dan masukkan ke reksadana pasar uang atau deposito 1 bulan. Intinya jika anda takut pada fluktuasi harga jangka pendek, maka saat IHSG melemah, parkir dulu dana investasi Anda ke instrument pasar uang.

    Jadi jika dengan harga jual sekarang , Anda masih untung dan Anda tidak takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda bisa teruskan membeli Reksa dana sahamnya karena harganya sedang murah sehingga Unit perolehan reksa dana makin banyak. Jika dengan harga jual reksa dana saham sekarang, Anda sudah rugi namun Anda tidak takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda juga bisa terus membeli Reksa dana saham dengan alasan yang sama seperti tadi. Yaitu karena harganya makin murah dan mengharapkan potensi pertumbuhan jangka panjang. Intinya jika anda tidak takut pada fluktuasi harga jangka pendek, maka saat IHSG melemah justru menjadi kesempatan untuk membeli reksadana yang bagus dengan harga diskon.

    Baca artikel lainnya mengenai “Mengukur Tingkat Pertumbuhan Penghasilan

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Tips Negosiasi Gaji

    Tips Negosiasi Gaji

    Tips Negosiasi Gaji

    Tips Negosiasi Gaji

    Apakah Anda sudah digaji dengan cukup sesuai UMR (Upah Minimum Regional)? Apakah Anda bekerja lebih rajin dari karyawan lainnya dan Anda melakukan pekerjaan yang merupakan tanggung jawab divisi lainnya? Membantu teman menyelesaikan laporan bulanan, membantu teknisi untuk meng-install komputer, membantu bagian keuangan untuk menyusun laporan pajak tahunan, membantu staf artistik untuk mengedit isi buku katalog, dan lain sebagainya.

    Apakah Anda tahu berapa gaji yang diterima Anda di kantor lain? Apa saja fasilitas yang mereka dapatkan dan berapa tunjangan jabatan yang mereka terima? Apakah sama dengan yang Anda dapatkan atau berbeda? Jika gaji Anda tidak seimbang dengan hasil kerja yang Anda lakukan, maka Anda wajib membicarakan masalah ini dengan atasan Anda untuk negosiasi gaji Anda.

    Setelah sekian lama bekerja, tentunya Anda menginginkan kenaikan gaji. Pada umumnya kenaikan gaji dilakukan manajemen perusahaan setiap tahun. Kenaikan gaji dilakukan untuk mengimbangi kenaikan inflasi, ini berlaku bagi semua karyawan, namun jika Anda ingin mengajukan diri untuk menaikkan gaji, berikut ini adalah langkah-langkahnya.

    1. Lihatlah kondisi keuangan perusahaan, jika kondisi keuangan perusahan sedang baik, artinya dalam dua tahun terakhir laporan keuangan selalu mencapai laba, perusahaan sedang tidak memiliki pinjaman ke berbagai bank, dan saat itu mood atasan Anda sedang bagus, tidak ada salahnya jika mengajukan kenaikan gaji.

    2. Jika atasan Anda menolak permintaan Anda, usahakan menawarkan rencana cadangan. Mintalah fasilitas lain. Misalnya : cuti tahunan, kenaikan tunjangan jabatan, atau fasilitas kendaran dari kantor untuk memaksimalkan kinerja Anda.

    3. Jika tawaran Anda ditolak Anda harus bersikap tenang, perusahaan tetap akan menaikkan gaji Anda pada waktu yang ditetapkan pihak manajemen perusahaan. Memiliki satu sumber penghasilan adalah sebuah risiko, artinya Anda harus mencari pendapatan lain di luar gaji dengan menjual kemampuan terbaik Anda. Perlu diingat pekerjaan ini jangan membuat kinerja Anda di kantor menjadi menurun. Misalnya: Anda menjadi sering bolos, mengerjakan pekerjaan tersebut di kantor, dan memanfaatkan fasilitas kantor untuk pekerjaan tersebut.

    Bagi Anda yang belum bekerja dan hendak melakukan negosiasi gaji dengan kepala HRD atau calon atasan Anda, inilah hal yang dapat Anda lakukan.

    1. Jangan membicarakan gaji sebelum pewawancara menanyakan hal tersebut kepada Anda.

    2. Buat daftar keahlian terbaik yang Anda miliki untuk ditawarkan kepada pewawancara dan calon atasan Anda.

    3. Ketahuilah standar gaji minimal dari jabatan Anda.

    4. Kenali kebutuhan wajib Anda dan pastikan bahwa kebutuhan tersebut dapat terpenuhi dengan gaji minimal Anda, sebelum Anda bernegosiasi.

    5. Ingat pula tunjangan pendukung lainnya seperti : tunjangan jabatan, tunjangan kesehatan (BPSJ Kesehatan), jaminan pensiun (BPJS Kenegakerjaan), yang merupakan tambahan atau satu paket dengan gaji Anda.

    6. Jangan takut bernegosiasi, apalagi takut kehilangan kesempatan mendapatkan posisi ini. Bernegosiasilah dengan cara yang baik, dan tidak memaksakan kehendak.

    7. Pastikan Anda mendapatkan penawaran dan persetujuan akhir dalam bentuk tertulis.

    8. Apa pun hasilnya akhiri proses negosiasi gaji dengan baik, tampilkan wajah ramah Anda meskipun permintaan Anda ditolak.

    Salam Sukses Finansial,

    Baca artikel lainnya mengenai “Membuat Penghasilan Selalu Cukup

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

  • Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

    Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

    Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

    Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

    Banyak karyawan yang masih lajang atau statusnya telah menikah, dan bekerja bertahun-tahun, namun belum memiliki rumah dengan alasan mahalnya uang muka pembelian rumah. Sesungguhnya, kapankan waktu yang tepat untuk memikirkan tentang membeli rumah?

    Rumah adalah simbol kemandirian, setelah menikah Anda akan berpikir untuk keluar dari rumah orang tua Anda dan mengontrak atas nama hidup mandiri dan tidak ingin merepotkan orang tua Anda sepanjang masa.  Semua orang pasti ingin memiliki rumah, masalahnya dengan jumlah penduduk yang banyak dan tanah yang terbatas membuat harga tanah dan rumah cenderung meningkat.

    Perhatikan, dalam ilmu akuntansi, hanya tanah yang tidak mengalami penyusutan. Ini semakin menegaskan bahwa mustahil harga tanah mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Lalu kapan waktu yang tepat untuk membeli tanah dan membangun rumah impian Anda? Inilah tips membeli rumah bagi karyawan saat Anda tak punya uang muka.

    Mulailah dengan mengumpulkan brosur komplek perumahan yang sering ditawarkan SPG (Sales Promotion Girl) di mal atau sebuah pameran penjualan rumah. Lihat dan perhatikan berapa uang muka dan cicilan per bulannya, lalu mulailah menabung 30 persen dari gaji Anda mulai bulan ini. Anggap saja gaji bersih Anda sesuai UMR (Upah Minimum Regional) yaitu, Rp 2.700.000, artinya Anda harus disiplin menabung Rp 810.000 per bulan dari sekarang.

    Kemudian, kunjungilah daerah yang menjadi tujuan rumah Anda tersebut. Jangan sampai Anda kaget karena selama ini bermimpi tanpa melihat kenyataan bahwa daerah impian tempat tinggal Anda sudah penuh, atau tak tersisa sedikit pun tanah kosong. Datangi kantor pemasaran perumahan tersebut, baca dengan saksama ketentuan dalam membeli rumah idaman Anda. Jika mahal, jangan patah semangat karena belum memiliki uang yang cukup. Sebagian besar orang membeli rumah dengan cara kredit atau berhutang.

    Hal utama yang harus Anda siapkan adalah down payment atau uang muka dan kemampuan dalam membayar cicilan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Biasanya uang muka adalah 30% dari harga rumah, sementara cicilan KPR adalah tergantung plafon kredit dan bunga yang berlaku saat ini. Masalah pembayaran uang muka akan teratasi jika Anda bersedia menyisihkan 30% tabungan Anda sejak Anda memiliki pendapatan tetap (gaji) sejak Anda mulai bekerja, berapa pun pendapatan Anda.

    Perhatikan pula kemampuan Anda dalam mencicil utang seharusnya tidak lebih dari 30% dari penghasilan bulanan Anda. Saat membeli rumah ada beberapa pengeluaran kas lain yang harus Anda siapkan. Mulai dari biaya provisi, administrasi, legal, notaris, surat kuasa, asuransi kredit, appraisal, belum lagi biaya tak terduga untuk renovasi dapur, kamar mandi, teralis, tambahan daya listrik, dan lain sebagainya. Lebih baik Anda menyiapkan diri untuk membeli rumah dalam waktu 5 tahun dari sekarang dengan menyisihkan 30 persen dari gaji bulanan Anda. Sedikit demi sedikit lama-lama uang Anda akan membukit.

    Salam Sukses Finansial,

    Baca artikel lainnya mengenai “Sindrom Gaji 10 Koma, Belum Tanggal 10 Sudah Koma

     

    Mike Rini Sutikno, CFP
    PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
    Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
    Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
    Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
    Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
    Workshop The Enterprise You – Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
    Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)